Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Jika Ahok Kalah Maka Jokowi Akan Kalah dengan Cara Ini

Ahok datang dengan gagah, kepuasan warga Jakarta diatas 70%, elektabilitas diatas 70%. Angka yang fantastis hingga banyak lawan yang ragu-ragu untuk maju. Mereka bak melawan Superman yang sulit dikalahkan, kecuali dengan Kryptonite dan Kryptonite itu adalah isu sara.

Super Ahok pun rontok perlahan-lahan, isu di Pulau Seribu terus digoreng ada yang rica-rica, lada hitam, cripsy, pokoknya diolah dengan berbagai sudut. Bayangkan dari elektabilitas 70% bisa rontok hingga 10% dengan menggunakan isu sara. Saat ini ada satu skenario yang sedang dicoba oleh lawan-lawan Jokowi, dan Ahok adalah test case-nya. Jika Ahok berhasil dikalahkan dengan cara ini maka mereka punya strategi yang ampuh untuk bisa mengalahkan Jokowi.

Mereka sangat berambisi untuk menjatuhkan Jokowi, jika tidak bisa saat ini maka nanti saat Pilpres. Karena kondisi saat ini tidak nyaman lagi bagi usaha mereka, bisnis mereka, ladang-ladang penghasil uang mereka. Jokowi baru berjalan 3 tahun saja mereka sudah megap-megap apalagi jika sampai 10 tahun Jokowi memerintah, bisa habis mereka.

Strategi Jokowi dan Ahok selama ini memiliki kesamaan. Keduanya merebut hati rakyat dengan kerja, kerja dan kerja, sehingga rakyat bisa melihat hasilnya. Mencari uang dari berbagai sumber lain, tidak bergantung pada APBD atau APBN 100% dan menutup berbagai kebocoran. Dengan uang tersebut mereka bisa menunjukkan hasilnya pada rakyat. Dan tentu strategi blusukan, menyentuh langsung hati rakyat, kesederhanaan dan juga yang terpenting adalah kejujuran. Jokowi dan Ahok sangat percaya bahwa strategi ini adalah cara terbaik untuk merebut hari rakyat. Terbukti kepuasan terhadap kinerja Ahok 70% lebih dan kepuasan pada kinerja Jokowi 65% lebih.

Lalu bagaimana mengalahkan keduanya? Ahok rontok diserang isu sara. “Kelemahan” Ahok karena dia minoritas ganda dan itu digunakan terus untuk menyerang Ahok. Dan jika pada Pilkada saat ini Ahok bisa dikalahkan maka mereka paham bahwa strategi kerja,kerja,kerja yang dilakukan Ahok dapat dikalahkan. Sehingga cara yang sama dapat digunakan untuk menjatuhkan Jokowi di 2019 nanti.

Tapi Jokowi bukan minoritas ganda?

Tidak masalah apakah dia minoritas atau bukan, yang penting ada isu untuk membakar rakyat. Ada isu yang bisa disuntikkan pada pikiran mereka untuk memicu rasa takut. Rasa takut ini akan memicu insting terkuat dalam diri manusia, insting untuk bertahan hidup. Insting yang telah ribuan tahun berhasil membuat manusia menjadi makhluk paling dominan di muka bumi ini. Inilah intinya yang sedang dimainkan saat ini, ketakutan dan kebencian yang dibungkus dengan agama sebagai katalis.

Bibit-bibit rasa takut itu saat ini sudah disebar, sudah merasuk ke sebagian rakyat Indonesia. Juga sudah diatur siapa yang paling terdepan dalam menghadang isu tersebut. Isu PKI sekarang sudah dihebuskan, isu yang efektif karena ampuh mengaburkan musuh sebenarnya sekaligus menembak Jokowi. Sejak kampanye 2014 isu Jokowi anak PKI telah dihembuskan dan dengan sengaja isu tersebut dibangkitkan kembali saat ini untuk dipersiapkan sebagai pemantik pada 2019. Lalu siapa yang kelak akan terdepan menggunakan isu PKI ini? Lihat saja siapa yang saat ini paling getol mencitrakan diri sebagai terdepan melawan PKI.

Itu psikologis manusia, misalnya kalau saya teriak-teriak bahwa akan ada alien dari Planet Namec yang akan menghancurkan bumi. Pasti orang-orang akan ketakutan lalu mencari pelindung, orang yang dianggap bisa menjadi pegangan. Kemudian saya tinggal gerakkan saja mereka yang ketakutan itu misalnya dengan ajakan-ajakan untuk bersatu dan melawan.

Saat ini Jokowi memiliki elektabilitas paling tinggi, dengan selisih yang sangat jauh bila dibandingkan tokoh-tokoh lainnya. Sama seperti Ahok, elektabilitas Jokowi akan dirontokkan dengan isu yang mirip dan demo-demo yang mirip. Isu PKI akan dipaksa setara dengan isu yang sedang Ahok hadapi saat ini.

Tidak akan berhenti disitu, cara yang sama akan terus dilakukan di berbagai daerah sehingga perlahan yang akan memimpin negara ini dari pusat hingga daerah adalah orang-orang yang sesuai keinginan mereka. Kita bisa amati ada dua kepentingan yang sedang berebutan. Kepentingan menumpuk harta dan kepentingan mendirikan ideologi baru. Jika Jokowi kalah maka kedua kepentingan ini akan head-to-head, dan saya duga kepentingan menumpuk harta akan kalah.

Jadi Pilkada ini menjadi kritis untuk menentukan nasib kita semua kedepan, bukan hanya warga Jakarta saja. Cara-cara intimidasi sengaja digunakan untuk menakut-nakuti para warga terutama mereka yang minoritas. Mungkin ada beberapa yang berpikir “Ah sudah biar aman pilih selain Ahok saja”, wajar saja tapi sebaiknya berpikir lebih jauh lagi. Bagaimana dengan nasib anak-anak kalian kelak? Karena masa depan mereka yang sebenarnya sedang dipertaruhkan saat ini. Sumber seword.com

Sabtu, 25 Februari 2017

Apa yang Dibicarakan Jokowi dan Ahok Saat Satu Mobil?

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers setelah meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2/2017). Pembangunan proyek yang diharapkan akan mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Semanggi tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2017.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali berada dalam satu mobil yang sama.

Hal itu terjadi ketika keduanya akan meninjau pengerjaan proyek mass rapid transit (MRT) di Setiabudi setelah meninjau pembangunan proyek Simpang Susun Semanggi di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017).

Lantas, apa yang dibicarakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2013 ini?

Basuki yang ditemui wartawan seusai meninjau pembangunan arena balap sepeda atau velodrom di Rawamangun, Jumat (24/2/2017), tak menjawab detail mengenai hal tersebut.

"Ya ngomongin (kinerja) BUMN-BUMN itu," kata Basuki dengan singkat seraya berjalan cepat meninggalkan awak media.

(Baca juga: Saat Ahok "Celingak-celinguk" Sebelum Masuk Mobil Jokowi)

Saat meninjau pembangunan Simpang Susun Semanggi, Jokowi sempat memuji kecepatan pembangunan proyek tersebut.

Dia mengacungi jempol BUMN yang juga kontraktor Simpang Susun Semanggi, PT Wijaya Karya.

Selain Jokowi, Basuki juga mengapresiasi kinerja BUMN itu. Menurut dia, proyek akan rampung sesuai jadwal jika dipegang oleh kontraktor terkemuka.

"Aman sudah kita. Kalau kontraktor yang menang, kontraktor abal-abal ngeri saya," kata Basuki.

(Baca juga: Jokowi Minta Ahok Tak Pusingkan Pendanaan Pembangunan MRT)

Sebelum ini, Jokowi dan Basuki beberapa kali terpantau di dalam satu mobil bersama, contohnya ketika Basuki mendampingi Jokowi meninjau proyek sodetan Kali Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) pada 18 Februari 2015.

Hal itu kembali terjadi saat Basuki mendampingi Jokowi membagi-bagikan bahan pokok kepada warga Semper Barat dan Koja, Jakarta Utara, pada 3 September 2015.

Mereka berada di dalam mobil kepresidenan, Mercedes-Benz, RI 1. Pemandangan serupa juga terjadi saat penutupan Rapimnas Partai Golkar di Istora Senayan, Kamis (28/7/2016).

Bedanya, Jokowi dan Basuki tak hanya berdua di dalam mobil. Ada beberapa tokoh lain juga turut berada di dalam satu mobil bersama, seperti Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, dan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto. Saat itu, mobil yang mereka tumpangi adalah Toyota Alphard. 


KOMPAS TV

Jalan layang simpang susun semanggi jakarta, yang dibangun dengan anggaran 360 miliar rupiah, siap beroperasi pada bulan juli tahun ini. Presiden Joko Widodo terus mengawal jalannya pembangunan Simpang Susun Semanggi dan juga pembangunan MRT. Presiden Joko Widodo meninjau Proyek Simpang Susun Semanggi Jakarta bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Presiden berjanji, jembatan layang simpang susun semanggi, siap beroperasi bulan Juli dan diresmikan selambat-lambatnya pada 17 Agustus tahun ini. Presiden meyakini, jembatan layang ini mampu mengurangi 30-40% kemacetan di ibu kota.

Penulis : Kurnia Sari Aziza
Editor : Icha Rastika

Ribuan Pekerja Freeport Di-PHK, Menteri Hanif Akan ke Timika

Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia berdemonstrasi di Kantor Bupati Mimika, Papua, 17 Februari 2017. ANTARA/Vembri Waluyas
Jakarta - Pemerintah akan mengecek rencana PT Freeport Indonesia merumahkan ribuan pekerjanya. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri akan terbang ke lokasi tambang Freeport di Papua, hari ini Sabtu 25 Februari 2017 atau Minggu, 26 Februari 2017. “Pak Hanif mau ke sana," kata Luhut seusai rapat di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 24 Februari 2017. 

Adapun masalah perizinan tambang, Luhut menjelaskan, hal itu diserahkan sepenuhnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. Menurut dia, negosiasi antara Freeport dan pemerintah terus berjalan meski keduanya tetap saling mempertahankan argumen. Karena itu, Luhut tak bisa menjelaskan perkembangan proses perundingan.

Menteri Hanif mengatakan, pemerintah siap memberikan segala bantuan yang diperlukan pegawai. Tapi, ia menilai, perusahaan terkesan menggoreng isu pemutusan hubungan kerja dalam bernegosiasi. "Ingat, PHK itu tak bisa dilakukan seenaknya, ada undang-undang yang melindungi,” dia menegaskan.

Sebelumnya, President dan CEO Freeport-McMoRan Inc, Richard C. Adkerson, mengatakan larangan ekspor menyebabkan perusahaan mengurangi produksi. Izin ekspor konsentrat tembaga, emas, dan perak produksi Freeport berakhir pada 12 Januari lalu.

Dampaknya, kata Richard, sejumlah pekerja tidak lagi dibutuhkan. Ia tak menyebutkan jumlah pasti pekerja yang diberhentikan. Ia hanya mengatakan pemecatan tak hanya menimpa warga Indonesia, tapi juga ekspatriat.

Hanif mengaku telah menerima laporan sementara tentang rencana pemecatan pekerja secara besar-besaran itu. Berdasarkan laporan manajemen Freeport kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mimika, hingga Kamis lalu perusahaan telah mengurangi sebanyak 1.087 karyawan.

Hanif akan tetap memverifikasinya di lapangan. “Saya besok juga akan ketemu dengan serikat pekerja di sana untuk bicara mengenai hal itu.” Hanif akan meyakinkan pekerja bahwa kebijakan pemerintah terhadap Freeport pada dasarnya untuk mengembalikan proses berusaha di Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hanif menegaskan, PHK tidak bisa dilakukan sesuka hati. Sesuai dengan peraturan, rencana itu harus dibicarakan juga dengan serikat pekerja. “Kami minta Freeport membuka ruang bagi teman-teman serikat pekerja untuk berbicara. Tapi jangan dikaitkan dengan kebijakan pemerintah.”

Anggota Tim Advokasi Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI PT Freeport Indonesia, Tri Puspita, mengatakan timnya siap memberikan informasi situasi pemecatan pekerja kepada Menteri Hanif. “Tim sudah bertemu Menaker. Intinya, kami minta kepastian nasib pegawai yang dipecat,” kata Tri kepada Tempo, kemarin.

ANDI IBNU | GHOIDA RAHMAH | DESTRIANITA | VINDRY FLORENTIN
Sumber : https://www.tempo.co/read/fokus/2017/02/25/3449/ribuan-pekerja-freeport-di-phk-menteri-hanif-akan-ke-timika (JMP/ML)

Paus Sebut Lebih Baik Jadi Atheis daripada Munafik

Paus Fransiskus memimpin misa Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, 24 Desember 2016. Pada misa tersebut, Paus mengatakan bahwa Natal sudah "disandera" oleh materialisme, dan bahwa perayaan tersebut membutuhkan lebih banyak kerendahan hati. REUTERS
Vatican City - Pemimpin gereja Katolik, Paus Fransiskus, kembali mengkritisi umatnya dengan mengatakan lebih baik menjadi seorang ateis daripada mengikuti Kristus, tapi munafik. Pernyataan ini disampaikan Paus dalam khotbah misa pagi di Vatikan, Kamis, 23 Februari 2017, menanggapi kehidupan yang dijalani beberapa orang Katolik saat ini.

"Banyak orang kini perkataannya berbeda dengan perbuatan. Itu adalah kehidupan ganda atau bermuka dua," kata Paus, seperti dilansir Guardian pada Jumat, 23 Februari 2017. Paus mengepalai sekitar 1,2 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Paus menyebutkan banyak umat yang kerap membanggakan diri karena rajin beribadah dan mengikuti berbagai macam organisasi Katolik, tapi tidak menjalankan kehidupan yang sesuai dengan ajaran Kristen. Misalnya, dia mencontohkan, banyak orang yang membayar gaji karyawannya tidak sesuai dan tidak tepat waktu. Perilaku mengeksploitasi orang lain, melakukan bisnis kotor, dan mencuci uang, menurut Paus, adalah kehidupan ganda yang munafik.

"Ada banyak orang Katolik seperti ini dan mereka membuat skandal," ujarnya. "Berapa kali kita mendengar orang mengatakan, 'jika orang itu adalah seorang Katolik, lebih baik menjadi seorang ateis'."

Sejak menjadi Paus pada 2013, dia sering mengatakan umat Katolik, baik sebagai imam maupun orang awam, tidak mempraktekkan apa yang mereka sampaikan dalam khotbah. Paus menyebutkan perilaku itu masuk dalam kategori misa setan. Paus juga mengingatkan kepada para kardinal untuk tidak bertindak seolah-olah mereka adalah pangeran.

Paus Fransiskus dikenal sebagai Paus yang gencar menyerukan perang terhadap penindasan dan keserakahan kapitalisme. Paus pun mengecam berbagai kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para imam. Hal itu membuatnya banyak dicintai, baik oleh umatnya maupun umat dari agama lain, terutama atas upayanya menyerukan bantuan bagi pengungsi dan imigran dari wilayah konflik.

Tahun lalu, pada perayaan Paskah, Paus menjamu pengungsi Timur Tengah dan Afrika yang kebanyakan berbeda keyakinan. Paus membasuh dan menciumi kaki orang-orang tersebut dalam perayaan misa Kamis Putih. 

Hasil jajak pendapat WIN/Gallup International menyebutkan pemimpin Gereja Katolik itu lebih populer dibanding pemimpin politik dunia. Jajak pendapat itu juga menyatakan hampir semua umat Katolik Roma dan Yahudi menyukai Paus. Selain itu, setengah dari umat Kristen Protestan di dunia, bahkan mayoritas ateis dan agnostik, menilai Paus Fransiskus sebagai sosok yang menyenangkan. 

Wartawan BBC, Caroline Wyatt, mengatakan, selama periode kepausannya, Fransiskus telah memenangkan hati dan pikiran bukan hanya dari Katolik Roma, melainkan orang-orang dari agama lain dan non-agama.

Raja Arab Bawa Kargo 459 Ton: dari 4 Mercy sampai Furnitur

Mobil Mercy s600 milik Raja Salman tiba di Bandara Denpasar. ISTIMEWA
Penyedia layanan kargo udara, PT Jasa Angkasa Semesta Tbk, menyatakan akan menangani 459 ton kargo berisi perlengkapan yang akan dibawa oleh rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. Salman berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret mendatang. Barang yang dibawa mulai dari 4 sedan Mercy S-600 sampai furnitur.

Presiden Direktur JAS Adji Gunawan mengatakan bahwa tonase kargo tersebut, di antaranya 63 ton yang akan diturunkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan 396 ton di Bandara Ngurah Rai, Denpasar terhitung per 23 Februari 2017.

"Secara formal, kami sudah ditunjuk untuk menangani semua pesawat rombongan Raja, mulai 28 Januari sudah ada rombongan yang masuk," ucapnya dalam konferensi pers di kawasan kargo Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 24 Februari 2017.

Adji menyebutkan, kargo khusus yang diangkut di antaranya dua unit Mercy S600 yang sudah didaratkan di Bandara Halim pada 23 Februari 2017, dua unit Mercy S600 (Denpasar, 18 Februari 2017), satu unit eskalator listrik (Halim, 21 Februari 2017) dan satu unit eskalator listrik (Denpasar, 22 Februari 2017) serta logistik berupa makanan dan minuman, peralatan kantor, furnitur dan mesin sinar-x.

Sementara anggota rombongan yang akan datang periode 15-28 Februari 2017 yaitu 620 orang, namun belum ada informasi lebih lanjut untuk 1 Maret dan seterusnya.

Dia menambahkan, Raja Salman membawa serta delegasi sekitar 800 orang, termasuk jajaran menteri dan 25 pangeran.

Fase kedatangan dijadwalkan mulai 15 Februari hingga 4 Maret 2017, yaitu 27 penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma dan sembilan penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

Tipe pesawat yang akan mendarat di kedua bandara tersebut, yaitu Boeing 777, Boeing 744, Boeing 747F, Boeing 73G, Boeing 757 dan Gulfstream.

Ia menyebutkan pihaknya bisa mengantongi sekitar Rp400 juta untuk jasa berbagai konfigurasi pesawat.

"Kunjungan ini merupakan kunjungan bersejarah setelah 47 tahun yang lalu Raja Faisal bertandang ke Indonesia, kami mendapat kepercayaan" tuturnya.

Untuk itu, Adji telah menyiapkan personel sebanyak 178 orang di Bandara Halim Perdanakusuma, di antaranya 30 operator lisensi untuk mengoperasikan parkir pesawat (push back, main deck loader dan lainnya) dan 26 personel keamanan penerbangan (aviation security) yang mengawasi penurunan barang hingga ke terminal.

Adapun, untuk di Bandara Ngurah Rai telah disiapkan 394 orang (operator lisensi 42 orang dan 42 personel keamanan penerbangan).

"Sebagai perusahaan nasional Indonesia, kami berkomitmen untuk berperan serta menjadi tuan rumah yang baik dalam kunjungan kenegaraan Raja Salman ini dan kewajiban kami memberikan layanan terbak bagi Saudi Arabia Airlines yang telah menjadi mitra penunjang dalam penerbangan serta kunjungan yang bersejarah ini," ujarnya.

Pilgub DKI dibumbui kisah cinta Prabowo dan Titiek Soeharto

Anies-Sandi bersama Prabowo dan Titiek Soeharto. ©instagram.com/sandiuno
Perhelatan Pilgub DKI 2017 rupanya tak hanya soal saling sindir, kecam dan serang antar kandidat dan tim sukses. Pemilihan orang nomor satu diJakarta ini rupanya juga dibumbui kisah cinta.

Bukan kisah cinta kandidat di Pilgub DKI, tapi Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Politikus Golkar Titiek Soeharto. Romantisme Prabowo dan Titiek kembali terungkap di tengah panasnya kontestasi Pilgub DKI.

Prabowo dan Titiek Soeharto diketahui makan malam bersama pada Rabu (22/2) malam kemarin. Pasangan Cagub DKI Anies Baswedan dan Cawagub DKI Sandiaga Uno yang memicu romantisme Prabowo dengan Titiek ini terjadi.

Prabowo membawa Partai Gerindra mengusung Anies-Sandi di Pilgub DKI 2017. Rupanya, Titiek 'satu hati' dengan Prabowo soal pemimpin Jakarta. Meski Golkar mendukung Ahok- Djarot, Titiek tak peduli. Putri Presiden kedua Soeharto itu lebih pilih dukung Anies-Sandi seperti Prabowo.

Kisah cinta Prabowo dan Titiek memang selalu menjadi sorotan media. Karena perpisahan keduanya bukan seperti cerai sepasang suami istri pada umumnya. Prabowo dan Titiek terpaksa berpisah akibat panasnya kondisi politik pasca kerusuhan Mei 1998.

Hal ini mulanya terungkap dari unggahan Sandiaga Uno di akun Instagramnya. Bersama Anies-Sandi, Titiek terlihat berpose dengan menunjukkan tiga jari, sebagai ciri khas pasangan Anies-Sandi di Pilgub DKI. Anies pun akui pertemuan antara dirinya, Sandiaga, Prabowo dan Titiek itu. Pertemuan dilakukan di rumah Titiek kawasan Menteng.

"Mbak Titiek bukan orang yang baru kenal, sudah lama. Sebenarnya sudah lama diniatkan hanya karena waktunya enggak bisa sebelum tanggal 15, setelah tanggal 15 Rabu malam baru bisa," kata Anies saat ditemui di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/2).

Anies tak menapik dalam agenda makan malam tersebut ada pembicaraan terkait Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Namun Anies mengatakan, pembahasan Pilgub DKI bukan menjadi agenda utama acara silaturahim yang berlangsung selama 2 jam itu. 

"Tentulah, masa enggak ngobrolin pilkada. Tapi itu bukan agenda utama, kalau saya bilang enggak ngobrolin sama sekali bohong lah. Pasti tanya gimana strateginya, gimana ke depannya tapi itu bukan tema utama," ungkap Anies. 

Titiek rela melawan keputusan partai. Karena hal itu, bahkan anggota DPR tersebut rencananya bakal dipanggil oleh Partai Golkar.

"Terkait adnaya dugaan Ibu Titiek Soeharto mendukung Anies Sandi. Sesuai denagan disiplin partai kami perlu mengklarifikasi dulu kepada yang bersangkutan, kami akan meminta penjelasan yang bersangkutan," katanya di Kantor DPP Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (24/2).

Dia mengungkapkan, nantinya akan ada kebijakan DPP setelah mendengarkan penjelasan dari Titiek Soeharto. Namun, Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot ini mengaku, tidak dapat memastikan sanksi apa yang mungkin akan diberikan kepada mantan istri Prabowo Subianto itu.

"Kita akan selesaikan secara internal. Sudah biasa dinamika politik internal. Kami akan mendapatkan klarifikasi dulu, lalu nanti dibahas dalam rapat internal partai. Tidak bisa mengambil keputusan secara tiba-tiba ada tahapan," tutupnya.

Sumber : https://www.merdeka.com/politik/pilgub-dki-dibumbui-kisah-cinta-prabowo-dan-titiek-soeharto.html (JMP/ML)